Event Documentation

Music Video

2D Animation

Video Profile

Event Documentation

Music Video

2D Animation

Video Profile

Event Documentation

Music Video

2D Animation

Video Profile

Event Documentation

Music Video

2D Animation

Video Profile

Tag

200 Tag Lainnya
Kamus Videografer Pemula: 6 Istilah Teknis Biar Nggak Kelihatan "Newbie" Banget!

Kamus Videografer Pemula: 6 Istilah Teknis Biar Nggak Kelihatan "Newbie" Banget!

Baru beli kamera mirrorless pertama dan niat mau mulai terima job bikin video kafe atau konten sosmed? Mantap! Tapi, begitu buka YouTube buat belajar tutorial atau ngobrol sama sesama videografer, kok kepalanya langsung pusing dengar istilah-istilah aneh?

Ada yang ngomongin "B-Roll", "Shoot di Log", sampai "FPS". Tenang, kamu nggak perlu buka kamus Oxford. Tim Berkah Abadi Studio udah ngerangkum istilah teknis "wajib hafal" buat kamu para videografer pemula atau solo shooter. Yuk, hafalin biar pas ngobrol di lapangan atau deal-dealan sama klien, kamu kelihatan pro!

1. B-Roll (Penyelamat Video Membosankan) Ini istilah paling sering disebut. Kalau kamu lagi rekam orang ngomong (misal wawancara atau vlog), itu namanya A-Roll (gambar utama). Nah, B-Roll adalah gambar sisipan atau ilustrasi pendukungnya. Contoh: Barista lagi ngomong "Kopi kami dibuat dari biji pilihan." (Ini A-Roll). Lalu gambarnya pindah ke close-up biji kopi yang lagi digiling atau kopi yang lagi dituang (Ini B-Roll). B-Roll adalah senjata utama buat nutupin kalau talent kamu salah ngomong atau cut videonya kasar!

2. FPS (Frame Per Second) & Slow-Mo Video itu pada dasarnya adalah ratusan foto yang diputar cepat. FPS adalah jumlah "foto" dalam satu detik.

  1. 24fps: Standar film bioskop. Bikin gerakan tangan terlihat natural dan agak nge-blur dikit (cinematic).
  2. 60fps atau 120fps: Ini wajib dipakai kalau kamu mau bikin adegan Slow-Motion pas di editing (misal: adegan orang lari, atau kopi tumpah). Jangan memaksakan video 24fps dibikin slow-mo, nanti hasilnya patah-patah kayak robot!

3. Aspect Ratio (Ukuran Kanvasmu) Klien minta dibikinin video, kamu wajib tanya: "Buat di-upload ke mana, Kak?" Karena ini berhubungan dengan Aspect Ratio (rasio panjang dan lebar video).

  1. 16:9 (Landscape/Horizontal): Ukuran TV atau YouTube pada umumnya. Memanjang ke samping.
  2. 9:16 (Portrait/Vertikal): Rajanya format zaman sekarang! Ini ukuran wajib buat TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts. Kalau klien minta buat Reels, posisi kamera kamu wajib diputar berdiri (vertical shooting).

4. Shoot in "Log" / Flat Profile Pernah lihat di belakang layar produksi video, kok gambar di monitor kameranya pucat, abu-abu, dan nggak ada warnanya sama sekali? Itu namanya mereka lagi merekam pakai format Log Profile (tiap merek kamera beda nama: S-Log buat Sony, C-Log buat Canon, V-Log buat Lumix). Kenapa dibikin pucat? Biar kamera menangkap lebih banyak detail di area yang paling terang dan paling gelap. Nanti warna cantiknya baru "dihidupkan" pas proses Color Grading di laptop. (Kalau kamu masih pemula banget, mending rekam di format standar dulu aja biar ngeditnya nggak pusing!).

5. ND Filter (Kacamata Hitam Buat Lensa) Ini alat wajib kalau kamu sering syuting siang bolong atau outdoor. ND (Neutral Density) Filter itu ibarat kacamata hitam yang dipasang di depan lensa. Fungsinya? Kalau kamu mau bikin latar belakang blur (bokeh) di siang hari yang super terang benderang, gambarmu pasti bakal putih silau (bocor). Nah, ND filter ini nahan cahaya matahari yang masuk, jadi kamu tetap bisa dapat bokeh maksimal tanpa harus merusak settingan kamera.

6. Overexposed & Underexposed Ini urusan gelap terang gambar (Eksposur).

  1. Overexposed: Gambar kamu terlalu terang. Langit yang harusnya biru malah jadi putih polos (detailnya hilang/ clipping). Susah diselamatkan pas editing!
  2. Underexposed: Gambar kamu terlalu gelap. Wajah orang jadi nggak kelihatan. Kalau dipaksa diterangin di laptop, gambarnya bakal banyak bintik-bintik berisik (noise/grain).

Semua ahli dulunya juga pemula. Jangan takut buat terus eksplorasi kamera kamu. Terus berlatih nembak B-Roll yang cantik, dan jangan lupa hafalin istilah di atas biar karir freelance kamu makin mulus. Selamat berkarya!

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter. Komentar akan ditampilkan setelah disetujui.